Selasa, 30 November 2010

Zaman Pra Sejarah (1)

PERADABAN MANUSIA terbagi menjadi masa sejarah dan masa prasejarah; Masa prasejarah adalah suatu zaman ketika manusia belum mengenal tulisan Sementara masa sejarah, sebaliknya. Zaman pra-sejarah disebut juga jaman nirlekha dan Pra Aksara. Nirlekha dalam bahasa sansekerta mengandung arti tidak ada tulisan.
Zaman pra sejarah berlangsung sejak 2 juta tahun yang lalu, hingga sekitar abad ke 5 Masehi. Berakhirnya zaman pra sejarah di Indonesia ditandai dengan mulai digunakannya huruf Pallawa untuk menulis prasasti-prasasti , atau Yupa, seperti yang ditemukan di Sungai Mahakam, yang menerangkan keberadaan kerajaan Kutai dan silsila raja yang berkuasa. Zaman peralihan dari masa pra sejarah menjadi sejarah disebut zaman Protosejarah.
Sumber utama mempelajari zaman pra sejarah adalah sumber benda, yang biasanya ditemukan melalui penggalian. Umur peninggalan budaya itu dapat diketahui dengan cara tipologi, stratigrafi, dan kimiawi.Pembabakan masa pra sejarah dapat dilihat berikut:
  1. Pembabakan berdasarkan Tekhnologi dan Bahan. Pembabakan ini didasarkan pada penemuan alat-alat yang digunakan manusia pra sejarah . Para arkeolog dan Paleoantologi membagi masa Prasejarah Indonesia ke dalam 2 zaman, yaitu zaman batu dan zaman logam. 
  2. Zaman batu terbagi atas tiga periode, yaitu : 1.Paleolithikum (Zaman batu tua); 2. Mesolithikum (Zaman Batu Tengah); 3. Neolhitikum (Zaman batu muda).  
  3. Zaman Logam terbagi dalam tiga babak; yaitu ; Zaman Tembaga
    ,zaman Perunggu dan zaman besi. Indonesia menurut para ahli hanya memasuki zaman perunggu, karena tidak satupun benda kuno dari tembaga yang ditemukan di Indonesia.
  4. Masa berburu dan meramu; manusia purba sangat bergantung pada alam. Jika suatu makan habis pada suatu tempat sudah habis, mereka pindah ke tempat lainnya. Tempat tinggalnya di dalam gua-gua. Alat-alat yang mereka hasilkan masih kasar,namun pada tingkat lanjutan telah disesuaikan dengan kebutuhan. 
  5. Masa bercocok tanam, pada zaman ini mereka sudah memproduksi makanan sendiri, dengan cara bercocok tanam dan menjinakkan hewan. Mereka hidup menetap, dan menghasilkan benda-benda yang telah diupam. Disamping itu, mereka sudah mengenal adanya pembagian kerja dalam masyarakatnya. Sistem kepercayaan juga sudah mulai muncul pada masa ini.
  6. Masa Perundagian, pada masa ini, perkampungan sudah mulai terbentuk. Pembagian kerja sudah semakin ketat, sehingga menyebabkan pembagian golongan pada masyarakat. Golongan undagi adalah golongan tenaga ahli membuat alat-alat, dan tekhnologi pembuatan logam. Selain itu, mereka juga mengenal kepercayaan terhadap arwah nenek moyang.
  7. Eugene Dubois seorang ahli belanda. Klik disini lebih lengkapnya profil dubois. 
  8. Phitecantropus, klik disini penjelasannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar